ekonomi

Danantara Konsolidasikan 137 Hotel Pelat Merah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 22:18 WIB
Logo BPI Danantara

Beritanya nih gaesss...  Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia sedang sibuk mengkonsolidasikan ratusan hotel yang dimiliki oleh berbagai badan usaha milik negara (BUMN). Tak kurang ada 137 perusahaan hotel pelat merah yang sedang dikonsolidasikan.

Sebagai bentuk konsolidasi itu, 137 hotel milik BUMN itu akan digabungkan jadi satu di bawah satu perusahaan hotel induk alias holding company. "Kita punya ada 137 hotel itu juga kita gabungkan. Ini sebagai bagian dari program perampingan atau streamlining perusahaan negara," ujar Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani dalam kesempatan konferensi pers penjelasan RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di, Jakarta, Jumat (14/8).

Dengan penggabungan ratusan hotel BUMN itu, maka dengan sendirinya akan terjadi  perampingan jumlah perusahaan BUMN. Langkah konsolidasi usaha BUMN itu sendiri, menurut Rosan, harus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas, sekaligus mengoptimalkan aset yang dimiliki perusahaan BUMN.

"Memang target kami untuk streamlining sehingga kita bisa menciptakan efisiensi, kita bisa meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan aset-aset kita yang ada," kata Rosan.

Seperti diketahui, saat ini Danantara tengah melakukan berbagai langkah dan program streamlining terhadap total 1.074 perusahaan BUMN. Dari berbagai langkah konsolidasi yang telah ditempuh, saat ini jumlah BUMN telah berkurang sebanyak 290 perusahaan.

Pengurangan itu terjadi melalui berbagai skema yang meliputi likuidasi, merger, konsolidasi vertikal maupun horizontal, divestasi, hingga perubahan bidang usaha. Berbagai langkah pengurangan jumlah BUMN itu akan terus dilakukan hingga nantinya tersisa sekitar 300 BUMN saja.

"Ini salah satu program yang kita jalankan dengan target bisa mencapai kurang lebih 300 perusahaan BUMN pada akhirnya," kata Rosan.

Lalu, ada berapa pejabat BUMN yang bakal kehilangan kursi empuknya?

Tags

Terkini