Beri-Tanya.com - Sebuah konsorsium yang melibatkan pendiri Amazon, Jeff Bezos, dilaporkan semakin dekat untuk mencapai kesepakatan akuisisi sekitar sepertiga saham klub Liga Premier Inggris, Liverpool. Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah media pada Senin.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa grup investor ini turut menyertakan nama pendiri pendamping (cofounder) Facebook, Eduardo Saverin.
Sky News melaporkan bahwa konsorsium ini dipimpin oleh Amit Bhatia—menantu dari pengusaha baja ternama Lakshmi Mittal sekaligus mantan pemegang saham klub kasta kedua Inggris, Queens Park Rangers. Pemilik Liverpool, Fenway Sports Group (FSG), diperkirakan dapat mengumumkan kesepakatan ini paling cepat pekan ini.
Investasi tersebut dikabarkan menempatkan nilai (valuasi) klub di kisaran 4,4 miliar pounsterling (sekitar US$5,9 miliar). Angka ini menjadikannya salah satu pencapaian nilai transaksi tertinggi yang pernah ada dalam sejarah transaksi klub sepak bola.
FSG, yang mengakuisisi Liverpool pada 2010, dalam beberapa tahun terakhir memang aktif menjajaki masuknya investasi asing dengan tetap mempertahankan status kepemilikan mayoritas atas klub.
Kesepakatan dengan nilai valuasi fantastis tersebut semakin menegaskan lonjakan nilai aset Liverpool secara signifikan selama 16 tahun di bawah naungan kepemilikan FSG.
Hingga berita ini diturunkan, baik pihak Liverpool maupun FSG belum memberikan komentar resmi terkait laporan yang beredar.
Bezos (62) merupakan salah satu orang terkaya di dunia dengan estimasi kekayaan bersih menurut majalah Forbes menembus lebih dari US$280 miliar, sementara kekayaan Saverin ditaksir mencapai US$33 miliar. Sebelum rumor ini berhembus, Bezos dilaporkan sempat menjajaki akuisisi klub NFL, Seattle Seahawks dan Washington Commanders, sebelum akhirnya memutuskan mundur.
Liverpool—yang merengkuh gelar juara Liga Premier Inggris pada 2025—saat ini tengah memasuki masa transisi pascamundurnya manajer Arne Slot serta hengkangnya penyerang tersubur mereka, Mohamed Salah.
Sementara itu, Michael Edwards—sosok kunci yang diakui berjasa membangun skuad juara Liga Premier pertama Liverpool dalam 30 tahun pada 2020 lalu—juga telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Chief Executive Officer of Football di Fenway Sports Group pada Juli lalu.